"Mengenai tenaga kerja dan sebagainya itu sudah kita pikirkan, di mana mana tidak ada karyawan yang sejahtera di perusahaan rugi, jadi ini malah menyehatkan mereka, artinya ketika digabungkan sama yang lain itu juga menyehatkan," kata dia.
Terkait BUMN yang saat ini merugi namun tetap memiliki prospek cerah ke depannya, Mantan Juru Bicara TKN Jokowi-Ma'ruf ini menyebut perusahaan tersebut masih dipertimbangkan untuk dipertahankan.
"Rugi saat ini kan bisa saja karena rugi dia membangun aset, lagi membangun pabrik atau apa, kan wajar itu, bukan sesuatu yang luar biasa kalau masih lebih besar asetnya kan ga masalah," ujar Arya.