Harga Gas Industri Diminta Turun, Wamen ESDM: Kadang Mintanya Kelewatan

Isna Rifka Sri Rahayu
Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar. (Foto: iNews.id/Isna Rifka)

Kendati demikian, dia meminta para pelaku  produsen gas di tingkat midstream turut memberikan harga yang kompetitif. Pasalnya, harga gas semakin ke hilir akan semakin bertambah sehingga penurunan harga gas di hulu harus dibarengi dengan harga gas di midstream.

"Kita berusaha agar hulunya bisa ikut merencanakan program lebih kompetitif sehingga harga bisa ditekan tidak serendah mungkin tapi sekompetitif mungkin," ucapnya.

Dia melanjutkan, saat ini penurunan harga gas hulu ini telah berlaku untuk lapangan gas Jambaran Tiung Biru yang mulai berproduksi tahun 2021. Menurutnya, belanja modal (capital expenditure/capex) proyek ini bisa dipangkas sebanyak 500 juta dolar AS sehingga harganya bisa diturunkan.

"Dulu harganya di atas 9 dolar AS di atas tapi proyek tidak jalan lalu kita turunkan jadi 7,6 dolar AS sehingga proyek jalan," kata dia.

Kemudian, pembangunan pipa gas Arun Belawan dia melihat ruang penurunan harga gas di sini sehingga harga yang diterima konsumen bisa lebih murah. Ternyata harganya bisa turun sebanyak 1 dolar AS per mmbtu.

"Contoh lain di Benoa. Kita kurangkan harga gas, dari midstream itu hampir 2 dolar per mmbtu," tutur dia.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
5 hari lalu

Pemerintah Pulihkan Kapasitas PLTP Sarulla ke 330 MW, Siapkan Investasi Rp4,8 Triliun

19 hari lalu

Tok! Harga Minyak Mentah Indonesia Turun

21 hari lalu

Harga Gas Blok Masela Belum Final, Bahlil Ungkap Ada Biaya Pembangunan Pipa 180 Km

26 hari lalu

ESDM Perketat Pengawasan DMO, PLN Diminta Percepat Kontrak Pasokan Batu Bara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal