Impor Jagung Ditambah, Menko Darmin: Stok Kosong dan Harga Belum Turun

Antara
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution. (Foto: iNews.id)

Pada Desember 2018 pemerintah sudah membuka impor jagung sebanyak 100.000 ton dan menugaskannya kepada Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog). Hingga akhir Desember 2018, impor jagung yang dilakukan baru mencakup 70.000 ton, sisanya sebanyak 30.000 ton baru masuk pada minggu ketiga Januari 2019.

Melalui penambahan impor jagung pada pertengahan Februari 2019, maka jumlah impor jagung keseluruhan mencapai 130.000 ton. Izin impor jagung tambahan ini diputuskan pada 2 Januari 2019 dalam rapat koodinasi terbatas di Kemenko Perekonomian.

Impor jagung tambahan ini juga ditujukan untuk menambah stok pakan ternak untuk ayam ras yang sempat dikeluhkan para peternak kecil karena terlalu mahal dan distribusinya terbatas.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
16 hari lalu

Pemerintah Siapkan Paket Stimulus Jelang 2027, Bantuan Beras hingga Insentif Perumahan 

31 hari lalu

Punya 25 Perjanjian Dagang, Indonesia Bidik Ekspor Otomotif ke Lebih dari 100 Negara

2 bulan lalu

Airlangga Ungkap 1.800 Ton Emas di Bawah Bantal, Ini Penjelasan Kemenko Perekonomian

4 bulan lalu

Pemerintah Ajukan 18 Komoditas RI untuk Bebas Tarif AS 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal