Inflasi Rendah, Indef Ungkap Orang Kaya Masih Ogah Belanja

Michelle Natalia
Inflasi yang rendah khususnya di pulau Jawa lebih dipengaruhi oleh rendahnya belanja kelas menengah dan atas. (Foto: Sindonews)

JAKARTA, iNews.id - Inflasi yang rendah khususnya di pulau Jawa lebih dipengaruhi oleh rendahnya belanja kelas menengah dan atas. Saat ini diketahui pada Oktober terjadi inflasi 0,07 persen.

Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira mengatakan, perilaku menahan belanja masih jadi faktor utama selama masa pandemi Covid-19.

"Sementara belum optimalnya sektor pariwisata seperti hotel dan restoran membuat permintaan bahan-bahan makanan, jasa transportasi cenderung rendah," kata Bhima saat dihubungi MNC Portal di Jakarta, Senin (2/11/2020).

Biasanya libur panjang membuat inflasi naik, tapi Oktober lalu arus wisatawan lokal masih sedikit. Jika tren inflasi rendah terus berlanjut, pendapatan dunia usaha semakin kecil.

"Bahkan bisa menutup operasional bisnisnya karena antara harga jual dengan biaya produksi semakin tipis selisihnya. Efeknya tentu ke semakin lambat pemulihan ekonomi terjadi dan berdampak ke serapan tenaga kerja yang masih rendah," tuturnya.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
4 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.997 per Dolar AS, Ini Pendorongnya

5 hari lalu

Inflasi Tahunan Juli 2026 Capai 2,88 Persen, BPS Ungkap Pemicunya

11 hari lalu

Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI, Ekonom Soroti Efek Domino ke Ekonomi RI

14 hari lalu

Konflik AS-Iran Makin Memanas, Harga Minyak Dunia Kembali Tembus 100 Dolar AS per Barel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal