Istana Dukung Erick Thohir Moratorium Pendirian Anak Usaha BUMN

Aditya Pratama
Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Arif Budimanta. (Foto: iNews.id/Aditya Pratama)

JAKARTA, iNews.id - Moratorium pembentukan anak usaha dan perusahaan patungan (joint venture) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) disambut positif. Hal itu diharapkan dapat menyehatkan iklim bisnis di tubuh perusahaan pelat merah.

"Moratorium sementara untuk pembentukan badan usaha baru untuk sebagian BUMN itu, tujuan utamanya adalah untuk satu, menyehatkan struktur usaha BUMN sendiri agar kembali kepada core business, core kompetensinya," ujar Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi, Arif Budimanta dalam forum diskusi bertajuk "Garuda dan Momentum Pembenahan BUMN" di Jakarta Pusat, Sabtu (14/12/2019).

Arif menambahkan, dengan diterbitkannya moratorium juga dapat membuat perusahaan tersebut dapat lebih bersaing, memberi manfaat yang lebih kepada masyarakat, dan penguatan struktur kinerja keuangan perusahaan.

"Juga sekaligus yang terakhir adalah memberikan kesempatan kepada dunia usaha di luar BUMN agar bisa berkembang terhadap aktivitas usaha yang selama ini sudah mapan dikerjakan oleh para pihak swasta, termasuk usaha UMKM misalnya terkait usaha katering dan hospitality, nah itu kan sudah banyak sekali para pelakunya. Baik di nasional maupun pada tingkat lokal," kata dia.

Politikus PDI Perjuangan ini juga tidak mempersoalkan jika ada anak usaha yang dibubarkan atau digabung dengan anak usaha lainnya. Arif menyebut tidak menutup kemungkinan bila anak usaha yang dalam jumlah banyak itu disatukan mampu membuat perusahaan lebih sehat.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
All Sport
21 jam lalu

BREAKING NEWS: Prabowo Cairkan Bonus Atlet SEA Games 2025, Total Rp465 Miliar

All Sport
1 hari lalu

Erick Thohir Pasang Target Besar 2026, Kemenpora Fokus Tata Kelola Bersih hingga Asian Games

Nasional
3 hari lalu

DPR Soroti Sejumlah BUMN Berpotensi Delisting, Ingatkan Pentingnya Restrukturisasi

All Sport
3 hari lalu

Erick Thohir Tancap Gas, Industri Olahraga Ditarget Jadi Mesin Ekonomi Baru Nasional

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal