Kemenperin Rumuskan Indikator Kesiapan Sektor Manufaktur Menuju Industri 4.0

Dani M Dahwilani
Kemenperin telah merumuskan indikator untuk mengukur kesiapan sektor manufaktur dalam transformasi menuju industri 4.0 (INDI 4.0). (Foto: Kemenperin)

Tatalogam Group menjadi manufaktur logam pertama yang menjalani assessment INDI 4.0 BPPI Kemenperin. Assessment kemudian dilanjutkan dengan pendampingan secara online.

Doddy menilai, inovasi yang selama ini dilakukan Tatalogam Group ditambah pendampingan dari BPPI, akan mendorong perusahaan lebih lebih maju. “Jadi Tatalogam ini kan tadi disebutkan sudah melakukan sertifikasi aplikator, sudah memiliki sertifikat dari Amerika, memiliki teknologi yang sudah maju, serta mampu berinovasi di tengah pandemi dengan membuka pasar baru di berbagai negara. Jadi kami harap mereka bisa menjadi lighthouse Indonesia sehingga bisa dijadikan contoh bagi industri lain di bawahnya agar bisa segera menuju era 4.0,” terang Doddy.

Dalam kesempatan yang sama, Vice President Tatalogam Group, Stephanus Koeswandi mengatakan, secara garis besar implementasi 4.0 sudah mulai dilakukan Tatalogam Group di beberapa lini.

“Kita sudah lakukan dibeberapa lini. Mulai dari machine to machine. Antara mesin itu sudah berhubungan. Jadi kalau buat kami, implementasi 4.0 itu konsepnya DNA. Harus ada Device, Network, dan Application (DNA),” ujarnya.

Stephanus menjelaskan, Device yang dimaksud berarti mereka memiliki mesin yang sudah lebih pintar. “Karena dia berputar beberapa kali, dia menghasilkan produk berapa? Dia bisa mengeluarkan output berapa tanpa ada yang mencatatnya terlebih dahulu, langsung terhubung ke ERP,” katanya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

China Bangun 43.000 Pabrik Pintar, AI Jadi Syarat Wajib Industri Manufaktur

57 tahun lalu

Duh! Pelemahan Rupiah Tekan Industri Manufaktur Nasional, Ini Buktinya

57 tahun lalu

Menperin Agus Bertemu Purbaya, Bahas Sektor Manufaktur hingga Insentif Mobil Listrik

57 tahun lalu

MNC University Gandeng BPSDMI, Perkuat SDM Industri di Era Digital den Vokasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal