KESDM Terbitkan Rekomendasi Ekspor Konsentrat Freeport dan AMMAN

Ade Miranti Karunia Sari
Ilustrasi (Foto: Okezone)

Bambang memaparkan, jumlah kuota ekspor konsentrat yang diizinkan sebanyak 450.826 ton atau sesuai dengan yang diajukan AMMAN. Penerbitkan rekomendasi tersebut didasari dari progres pembangunan smelter yang cukup signifikan.

Bahkan persentase progresnya lebih tinggi ketimbang Freeport. "Capaian pembangunan smelter AMMAN 10,1 persen," ujar Bambang.

Berdasarkan Peraturan Menteri ESDM Nomor 6 Tahun 2017, ada 11 persyaratan yang harus dipenuhi untuk bisa mendapatkan rekomendasi ekspor mineral yang belum dimurnikan, termasuk konsentrat tembaga. Setelah itu, pemegang rekomendasi baru bisa mendapatkan izin ekspor dari Kementerian Perdagangan.

Meski operasi tambang Freeport kerap menuai perdebatan, pemerintah telah bergerak untuk mendorong daerah memperoleh hak partisipasi di wilayah tambang perusahaan itu. Jumlah hak partisipasi sebesar 10 persen akan dimaksimalkan dengan menggandeng perusahaan pelat merah.

PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) (Persero) akan ditugaskan mengupayakan pembiayaannya sehingga saham hasil divestasi tersebut bisa dikelola oleh Pemda Papua.

“Pengambilalihan ini tidak akan membebani APBN dan APBD. Dalam hal ini untuk Pemda Papua dan Kabupaten Mimika dan APBN tidak akan mengeluarkan uang. Prosesnya melalui korporasi yang akan dilakukan melalui Inalum,” kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati belum lama ini. 

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Cerita Bahlil soal Cadangan LPG Sempat Masuk Fase Kritis: Sekarang Bisa Tidur Nyenyak

Nasional
12 hari lalu

Istana Pastikan Harga BBM Subsidi dan Non-subsidi Pertamina Tak Naik 1 April 

Nasional
27 hari lalu

Hore! Pemerintah Tak Naikkan Tarif Listrik April-Juni 2026

Nasional
29 hari lalu

RI-Singapura Bahas Ekspor Listrik Bersih, Kepri Disiapkan Jadi Hub Industri Teknologi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal