Kontribusi Industri Baterai Kendaraan Listrik terhadap PDB Diprediksi Rp400 Triliun dan Serap 23.000 Pekerja 

Suparjo Ramalan
Industri baterai kendaraan listrik diperkirakan akan memberi dampak terhadap perekonomian Indonesia sebesar 25 miliar dolar AS atau sekitar Rp400 triliun pada 2027.  (Foto: Engadget)

Dia berharap, Indonesia tidak sekadar mengekspor nikel atau menjadi menjadi negara konsumtif saja, melainkan Indonesia mampu menjadi negara yang juga produsen.  

"Bagaimana kita bisa menbangun keuntungan rantai pasok yang kompetitif ini tentunya menjadi tantangan kita bersama, ini tentunya menjadi para pemain. Yang menjadi pemikiran kita semua adalah para pemilik teknologi baterai yang sudah maju ini. Bagaimana mereka bisa dan kita pastikan mereka membawa teknologinya dan juga berproduksi di Indonesia dibandingkan berproduksi di negara lain yang memang tidak memiliki pasar dan bahan mineral yang dibutuhkan untuk bisa memproduksi baterai," kata Pahala. 

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Mobil
16 hari lalu

Kendaraan Listrik Tak Terbendung, Hilirisasi Nikel Jadi Senjata Utama Indonesia

Nasional
16 hari lalu

Hilirisasi Nikel Mendesak, Indonesia Kejar Kedaulatan Energi di Tengah Gejolak BBM Global

Aksesoris
2 bulan lalu

BYD Kenalkan Blade Battery Generasi Kedua, Isi Daya 97 Persen Hanya 9 Menit

Aksesoris
2 bulan lalu

Tempat Penyimpanan Baterai EV Rentan Kebakaran, Tak Sembarangan Ruangan Dilapisi Cat Khusus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal