Lindungi Anak di Bawah Umur, Pemerintah Diminta Buat Regulasi Produk Rokok Elektrik

Dani M Dahwilani
Lindungi anak di bawah umur, DPR dan industri mendorong dibuat aturan khusus yang mengatur rokok elektrik di Indonesia. (Foto: Ilustrasi/Istimewa)

Diketahui, saat ini penggunaan rokok elektrik atau vaping semakin marak, hal tersebut  dibuktikan dengan transaksi yang terus meningkat di industri ini. Kesadaran masyarakat tentang dampak negatif dari rokok konvensional (tembakau) bagi kesehatan menjadi salah satu alasan l, sehingga banyak perokok yang mulai beralih dari rokok konvensional ke cara mengkonsumsi nikotin yang lebih aman (rokok elektrik).

Yudhi Saputra, General Manager dari RELX Indonesia, mendukung usulan tersebut agar pemerintah mengatur penjualan rokok elektrik terhadap anak di bawah umur. Sebagai produsen vape internasional pihaknya sudah melakukan itu sejak awal bisnisnya.

"Program perusahaan kami bertujuan untuk mencegah konsumsi produk RELX di kalangan remaja dan non-perokok,” ujarnya.

Saat ini RELX telah melaksanakan program ini di China, tempat pertama kali RELX beroperasi. Siapapun yang memasuki toko rokok elektrik akan diminta memperlihatkan identitas untuk membuktikan mereka cukup umur.

“Kami akan mengimplementasikan program ini di Indonesia. Namun sementara ini, kami telah melatih staf-staf kami untuk meminta konsumen menunjukan ID mereka sebelum membeli produk kami. Kami juga siap bekerja sama dengan lemerintah dalam merumuskan regulasi paling efektif di Indonesia,” katanya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
23 hari lalu

Kok Bisa Vape Tingkatkan Risiko Diabetes? Ini Penjelasan Medisnya

23 hari lalu

Warning! Vape Terbukti Merusak Paru hingga Berisiko Sebabkan Diabetes

1 bulan lalu

Bea Cukai Gagalkan Peredaran 10 Juta Rokok Ilegal di Jakarta, Barang Berasal dari Jatim

3 bulan lalu

Viral Bigmo Diduga Ajak Anak di Bawah Umur Promosikan Vape, Netizen Murka!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal