Mata Uang Lira Turki Babak Belur Dihajar Dolar AS

Rahmat Fiansyah
ilustrasi. (Foto: Ant)

Inan menambahkan, bank sentral perlu menaikkan suku bunga cukup banyak untuk menahan keluarnya modal asing, sehingga memberikan tenaga kepada Lira.

Para pelaku pasar mulai khawatir dengan kondisi Lira dan sikap bank sentral Turki yang hanya memantau di tengah pelemahan mata uang domestik dan inflasi yang melambung tinggi.

“Semoga Tuhan menolong Turki. Kami menghadapi (situasi) dengan bank sentral yang memantau pasar ketika dibutuhkan untuk melakukan intevensi,” kata Alnus Yatirim, broker lokal, dikutip dari Ahval.

Mata uang Turki bersama dengan Argentina, Angola, dan Venezuela “berlomba” menjadi mata uang terburuk tahun ini, dengan Turki memimpin “perlombaan”. Alnus yakin Lira Turki akan terus melemah jika bank sentral tidak mengintervensi pasar uang dan obligasi.

Kondisi ini dinilainya berbahaya karena utang luar negeri Turki, terutama perusahaan nonfinansial, mencapai 222 miliar dolar AS. Dia memperkirakan setiap 1 sen Lira terdepresiasi, maka biaya utang luar negeri membengkak 5 miliar Lira.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Bisnis
3 tahun lalu

2 Negara Tujuan Wisata Murah yang Cocok Dikunjungi WNI Tahun Ini, Kenapa?

Internasional
3 tahun lalu

Lira Melemah, Bank Sentral Turki Diprediksi Naikkan Suku Bunga Acuan Jadi 40 Persen

Internasional
4 tahun lalu

Siap Bayar Pakai Rubel, Turki Amankan Pasokan Gas Rusia untuk Musim Dingin

Keuangan
4 tahun lalu

Erdogan Usir 10 Dubes Negara Barat, Lira Anjlok ke Rekor Terendah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal