Merpati Akan Terbang, Kemenkeu Nantikan Proposal Bisnis yang Baru

Rully Ramli
Ilustrasi. (Foto: Sindonews)

JAKARTA, iNews.id - PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) (MNA) dinyatakan tidak pailit oleh Pengadilan Niaga Surabaya. Sebelum dijatuhkannya putusan, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sebagai salah satu kreditur MNA sempat menolak proposal damai yang diajukan perusahaan pelat merah itu. 

Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kemenkeu Isa Rachmatarwata mengatakan, dengan persetujuan penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) yang diberikan pengadilan, tidak serta merta menyelesaikan masalah utang MNA dengan otoritas fiskal. Saat ini, instansinya masih melihat proposal baru yang diajukan oleh MNA.

"Persetujuan pengadilan untuk berikan PKPU tidak kemudian berarti semua beres. Kita ingin melihat proposal yang masuk menangani Merpati kredibel, efektif purpose untuk menyelamatkan," tutur Isa ditemui di Gedung Kementerian Keuangan, Rabu (14/11/2018).

MNA diketahui memiliki utang terhadap sejumlah kreditur, yang mana Kemenkeu merupakan salah satu kreditur terbesar dengan jumlah sebesar Rp2,11 triliun. Kemenkeu saat ini masih melihat bagaimana perkembangan usaha yang dilakukan MNA, terkait cost eficiency yang akan ditawarkan.

Kemenkeu ingin hak-haknya tidak hilang. Sebelumnya Kemenkeu sempat diminta oleh calon investor MNA untuk melepaskan jaminan utang, agar semakin meringankan beban perusahaan pelat merah ini. Namun, Hardiyanto mengatakan instansinya tidak akan melakukan hal itu.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
4 hari lalu

Suahasil Nazara Lantik 5 Pejabat Eselon I Kemenkeu, Ini Daftar Namanya

16 hari lalu

DJP Kejar Sisa Target Pajak Rp750 Triliun hingga Akhir 2026, Bidik E-Commerce hingga Migas

20 hari lalu

Satgas PKH Serahkan Rp13,24 Triliun dan 259.230 Ha Lahan, Jaksa Agung: Wujud Nyata Kehadiran Negara

1 bulan lalu

Purbaya Sadewa Sebut Bisa Tidur Nyenyak Usai Lepas Jabatan Menkeu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal