Pengusaha Kecewa Tidak Diajak Pemerintah Utak Atik DNI

Rully Ramli
Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia, Shinta Widjaja Kamdani. (Foto: Sindo)

JAKARTA, iNews.id - Pelaku usaha kecewa dengan rencana pemerintah mencoret puluhan sektor usaha yang ada dalam Daftar Negatif Investasi (DNI). Pasalnya, mereka mengklaim tidak diajak oleh pemerintah saat mengutak-atik daftar tersebut.

Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Shinta Widjaja Kamdani mengatakan, tidak ada konsultasi antara pelaku usaha dan pemerintah saat 54 sektor usaha dicoret dari DNI. Akibatnya, kata dia, banyak pelaku usaha yang bingung dengan rencana tersebut.

"Pertama, waktu ini (DNI) dikeluarkan Pak menko, bingung semua, terus kedua, mereka menjelaskan lagi, berarti ini ada misintrerpretasi. Kita kan belum pernah dikonsultasikan," kata Shinta di Hotel Shangri-La Jakarta, Rabu (21/11/2018).

CEO Sintesa Group ini menilai, niat pemerintah untuk merelaksasi DNI sebenarnya baik karena bisa membuat investor, termasuk asing tertarik menanamkan modalnya di Indonesia.

"Pemerintah itu sebetulnya bagus, ini kan upayanya untuk menarik lebih banyak investasi, itu positif sebenernya, mungkin komunikasinya ini yang selama ini menimbulkan misinterpretasi," ucap Shinta.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Nasional
27 hari lalu

Survei Apindo: 67 Persen Perusahaan Tak Berniat Rekrut Karyawan Baru 

Nasional
27 hari lalu

Kondisi Ketenagakerjaan RI Sudah Lampu Kuning, Apindo: 1,5 Juta Orang Tak Terserap Pasar Kerja

Nasional
1 bulan lalu

Kesulitan Bahan Baku Impor, Pengusaha Minta Pemerintah Beri Relaksasi

Nasional
3 bulan lalu

Istana Ungkap Isi Pertemuan Prabowo dan 22 Pengusaha Apindo di Hambalang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal