Perluas Pasar Pangan Lokal, Kementan Dorong UMKM Go Digital

Suparjo Ramalan
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. (Foto: Dok Kementan)

Kedua, lanjut Syahrul, fokus pada sisi pengolahan, termasuk industrinya. Dia percaya Indonesia memiliki kemampuan yang cukup besar dalam mengolah komoditas-komoditas pangan lokal tersebut. 

“Kenyang itu tidak harus nasi, melalui kegiatan ini saya bisa melihat, bagaimana kita mampu mengolah komoditas pangan lokal menjadi makanan yang sangat menarik, tadi saya lihat ada mie dari talas, sorgum dan sumber pangan lainnya,” ucapnya. 

Konsep terakhir yang juga tidak kalah penting, yakni pemasaran. Bersama dengan pihak terkait lainnya, dia mengaku tidak hanya berusaha untuk membuka ruang-ruang pemasaran secara langsung tetapi juga secara digital lewat berbagai marketplace. 

Bahkan, dia berharap pandemi Covid-19 ini dapat membuka peluang bagi UMKM untuk berkreasi dalam menciptakan pasar baru. 

“Pemasaran adalah konsep terakhir yang juga perlu untuk kita dorong, hari ini kita buktikan bahwa pasar terbuka untuk pangan lokal, termasuk mal-mal seperti ini. Bahkan, ke depan saya akan bersurat ke para kepala daerah untuk memberi ruang pada pengusaha UMKM pangan lokal agar dapat memasarkan produknya di tempat-tempat yang strategis di wilayahnya,” tuturnya. 

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kumpulkan Bos Himbara, Prabowo Minta UMKM Tak Dibebani Bunga Kredit Tinggi

57 tahun lalu

Kementan Sebut Sektor Peternakan Punya Peran Strategis dalam Ketahanan Pangan

57 tahun lalu

Jakarta Fair Kemayoran 2026: Targetkan Transaksi Rp8 Triliun Selama 32 Hari

57 tahun lalu

Viral Seni Ketangkasan Domba Garut Pertama Kali Digelar Indoor, Intip Keseruannya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal