Sri Mulyani hingga Tito Karnavian Buat Sistem Digital Pantau Keuangan Daerah

Muhammad Aulia
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. (Foto: iNews.id/Muhammad Aulia)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah terus berupaya mengembangkan sistem digital dalam meningkatkan akuntabilitas keuangan negara. Hal tersebut bertujuan untuk mewujudkan transparansi serta meningkatkan efektivitas dan efisiensi fiskal.

Upaya ini sendiri diwujudkan dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) dan Bank Indonesia (BI) dalam hal implementasi kebijakan percepatan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETP).

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengapresiasi adanya penandatanganan tersebut. Menurut dia, ETP dapat menekan terjadinya potensi kebocoran anggaran di daerah melalui tindak pidana korupsi.

"Dengan sistem ini, saya kira kita bisa meminimalisir potensi kebocoran, karena digitalisasi semua bisa di-trace, sehingga penting untuk gerakan antikorupsi," kata Tito di Jakarta, Kamis (13/2/2020).

Menurut Tito, pencegahan korupsi tidak bisa hanya melalui langkah penindakan. Korupsi menurutnya terjadi karena adanya kesempatan yang dimanfaatkan untuk menyelewengkan anggaran.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
11 jam lalu

Purbaya Pastikan Anggaran Darurat Bencana Rp5 Triliun Siap Dicairkan: Kalau Kurang Ditambah

4 hari lalu

Rapat Bareng Pimpinan BGN, Mendagri Minta Kepala Daerah Permudah Izin SPPG

5 hari lalu

2 ASN Pajak Tersangka Praktik Curang PT Toba Pulp Lestari, Kerugian Negara Tembus Rp2 Triliun

6 hari lalu

Bahlil Sambangi Kantor Purbaya Siang Ini, Bahas Apa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal