Sri Mulyani: Pegawai Pajak yang Terlibat Suap Pengkhianat

Rina Anggraeni
Menkeu Sri Mulyani. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati geram mendengar kabar adanya pegawai di Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang terlibat suap. Dia mencap pegawai itu sebagai pengkhianat.

"Dugaan suap yang melibatkan pegawai Direktorat Jenderal Pajak merupakan pengkhianatan dan telah melukai perasaan dari seluruh pegawai, baik Direktorat Jenderal Pajak maupun seluruh jajaran Kementerian Keuangan," katanya saat jumpa pers virtual, Rabu (3/3/2021).

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah menyidik dugaan suap di DJP karena diduga telah meringankan tagihan pajak dari perusahaan. Sri Mulyani pun mengapresiasi apa yang telah dan sedang dilakukan lembaga antirasuah itu.

Dia kembali menyebut hal ini sebagai pengkhianatan apabila dugaan tersebut benar-benar terbukti. Apalagi, pegawai DJP dan Kemenkeu saat ini fokus mengumpulkan penerimaan pajak.

"Apabila dugaan tesebut terbukti ini merupakan suatu pengkhianatan bagi upaya seluruh pegawai Direktorat Jenderal Pajak dan Kementerian Keuangan yang tengah terus berfokus untuk melakukan pengumpulan penerimaan negara. Penerimaan pajak adalah tulang punggung penerimaan negara," katanya.

Dia juga meminta kepada jajaran pegawai DJP dan Kemenkeu untuk tetap berpegang pada prinsip-prinsip integritas dan profesionalitas saat menjalankan tugas. Jangan sampai kejadian ini terulang kembali.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

MUI Desak Koruptor Dihukum Mati: Menyengsarakan Rakyat!

57 tahun lalu

KPK Arab Saudi OTT Besar-besaran, Tangkap 130 Orang termasuk Pejabat Kementerian Urusan Islam

57 tahun lalu

Kortas Tipikor Polri Tetapkan 4 Tersangka Korupsi Jual Beli BBM, Salah Satunya Samin Tan

57 tahun lalu

Nadiem Makarim Diberikan Mawar Kuning di Ruang Sidang jelang Vonis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal