Syarat Umrah dari Otoritas Arab Saudi: Jamaah Penerima Vaksin Sinovac dan Sinophram Wajib Booster

Anggie Ariesta
Ilustrasi suasana Ibadah Umrah di Mekkah, Arab Saudi. (Foto: Istimewa)

Aturan baru ini, diberlakukan pada Minggu (10/10/2021), mulai pukul 06.00 pagi waktu setempat, sebagai wujud komitmen otoritas Arab Saudi terkait tindakan pencegahan untuk mengekang penyebaran virus.

"Mereka yang telah melakukan pemesanan dan memiliki izin untuk melakukan umrah atau mengunjungi dua masjid suci dan belum divaksin ganda, maka wajib divaksin dosis kedua 48 jam sebelum tanggal izin untuk menghindari pembatalan," bunyi pernyataan Kementerian Kesehatan Arab Saudi.

Disebutkan, otoritas Arab Saudi telah menyiapkan beberapa lokasi yang menjadi sentra vaksinasi Covid-19. Lebih dari 43,1 juta dosis vaksin virus corona telah diberikan di Kerajaan hingga saat ini.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi mengumumkan Arab Saudi telah membuka kembali ibadah umrah untuk jemaah asal Indonesia. Hal ini diungkapkan Retno dalam situs resmi Kementerian Luar Negeri Sabtu (9/10).

Menlu Retno mengatakan, dibukanya ibadah Umrah bagi jemaah asal Indonesia itu setelah melalui pembahasan yang cukup lama, baik pada level Menteri Luar Negeri, Menteri Kesehatan dan juga Menteri Agama.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
9 jam lalu

Arab Saudi Cegat Rudal Houthi di Langit Madinah

10 jam lalu

Houthi Klaim Tembak Jatuh Jet Tempur Typhoon Saudi

14 jam lalu

Mengenal Sistem Pertahanan Patriot yang Digunakan Arab Saudi Cegat Rudal Houthi

14 jam lalu

Arab Saudi Tak Gentar Kilang Minyak Diserang Houthi: Seperti Burung Phoenix, Bangkit dari Abu!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal