Tahun 2019, Menko Luhut Beberkan RI Akan Bangun Pabrik Baterai Lithium

Isna Rifka Sri Rahayu
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan. (Foto: iNews.id/Isna Rifka)

"Jadi kita ini menjadi pemain utama lithium baterai karena punya cadangan nikel terbesar di sektor ini. Kita pemain besar tapi kadang-kadang kita tidak tahu kita pemain besar," ucapnya.

Sebelumnya, investasi di pabrik ini sudah pernah dilakukan tahap pertama yaitu sebesar 700 juta dolar AS. Namun, secara keseluruhan investasi sebesar 4,3 miliar dolar AS.

Kerja sama pabrik baterai lithium ini akan menjadi penggagas industri baterai lithium di dunia. Dengan demikian, untuk ke depannya akan mudah bagi Indonesia membuat kendaraan listrik sendiri.

"Tinggal kita kejar mobilnya. Kita siapin mobilnya, bikin di Karawang Bekasi. Ini bukan hal susah," tuturnya.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Imigrasi Deportasi 92 WN China gegara Penipuan Investasi di Batam, Dicekal Seumur Hidup

57 tahun lalu

MNC Sekuritas Dorong Investor Mulai Investasi Reksa Dana lewat Promo Bonus Unit Penyertaan 100%

57 tahun lalu

Di Motion Trade, Anargya Asset Management Bikin Challenge dengan Total Reward Rp25 Juta

57 tahun lalu

Dalam Kondisi Volatilitas, Keputusan Reaktif Berpotensi Kurangi Kualitas Alokasi Aset

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal