Tahun 2019, Menko Luhut Beberkan RI Akan Bangun Pabrik Baterai Lithium

Isna Rifka Sri Rahayu
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan. (Foto: iNews.id/Isna Rifka)

"Jadi kita ini menjadi pemain utama lithium baterai karena punya cadangan nikel terbesar di sektor ini. Kita pemain besar tapi kadang-kadang kita tidak tahu kita pemain besar," ucapnya.

Sebelumnya, investasi di pabrik ini sudah pernah dilakukan tahap pertama yaitu sebesar 700 juta dolar AS. Namun, secara keseluruhan investasi sebesar 4,3 miliar dolar AS.

Kerja sama pabrik baterai lithium ini akan menjadi penggagas industri baterai lithium di dunia. Dengan demikian, untuk ke depannya akan mudah bagi Indonesia membuat kendaraan listrik sendiri.

"Tinggal kita kejar mobilnya. Kita siapin mobilnya, bikin di Karawang Bekasi. Ini bukan hal susah," tuturnya.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
21 jam lalu

Dana Investor Asing Keluar dari Pasar Saham RI Tembus Rp11 Triliun sejak Januari

Nasional
4 hari lalu

Prabowo Ajak Australia Investasi Pengolahan Tambang Nikel-Emas di RI

Nasional
5 hari lalu

Menperin Ungkap Nilai Investasi Sektor Otomotif Tembus Rp194,22 Triliun, Serap Hampir 100.000 Tenaga Kerja

Nasional
6 hari lalu

Pemerintah Tawarkan Puluhan Proyek Tol ke Investor Australia, Ini Daftarnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal