The Fed Agresif Kendalikan Inflasi, AS Diprediksi Bakal Resesi

Shelma Rachmahyanti
Kantor Bank Sentral Amerika Serikat atau The Federal reserve (The Fed). (Foto: dok iNews)

JAKARTA, iNews.id – Amerika Serikat (AS) diprediksi bakal mengalami resesi. Pasalnya, bank sentral AS atau The Federal Reserve (The Fed) membuat langkah agresif untuk mengendalikan inflasi yang tinggi dalam 40 tahun terakhir. 

Dalam catatan analis kepada klien, kepala strategi investasi BofA, Michael Hartnett, memperingatkan bahwa lonjakan harga barang, dikombinasikan dengan kebijakan The Fed yang semakin hawkish, dapat memicu resesi ekonomi di AS.

"Kejutan inflasi memburuk, kejutan harga baru saja dimulai, kejutan resesi akan datang," tulis Hartnett, seperti dilansir dari Fox Business, Rabu (13/4/2022).

Analisis tersebut muncul saat The Fed mengambil pendekatan yang lebih hawkish untuk melawan inflasi, yang berada di level tertinggi sejak 1982.

Para pembuat kebijakan menaikkan suku bunga seperempat poin persentase pada bulan Maret. Sejak itu mengisyaratkan dukungan untuk kenaikan setengah poin yang lebih cepat pada pertemuan Mei mereka.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
4 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.997 per Dolar AS, Ini Pendorongnya

4 hari lalu

Inflasi Tahunan Juli 2026 Capai 2,88 Persen, BPS Ungkap Pemicunya

10 hari lalu

Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI, Ekonom Soroti Efek Domino ke Ekonomi RI

14 hari lalu

Konflik AS-Iran Makin Memanas, Harga Minyak Dunia Kembali Tembus 100 Dolar AS per Barel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal