The Fed Agresif Kendalikan Inflasi, AS Diprediksi Bakal Resesi

Shelma Rachmahyanti
Kantor Bank Sentral Amerika Serikat atau The Federal reserve (The Fed). (Foto: dok iNews)

JAKARTA, iNews.id – Amerika Serikat (AS) diprediksi bakal mengalami resesi. Pasalnya, bank sentral AS atau The Federal Reserve (The Fed) membuat langkah agresif untuk mengendalikan inflasi yang tinggi dalam 40 tahun terakhir. 

Dalam catatan analis kepada klien, kepala strategi investasi BofA, Michael Hartnett, memperingatkan bahwa lonjakan harga barang, dikombinasikan dengan kebijakan The Fed yang semakin hawkish, dapat memicu resesi ekonomi di AS.

"Kejutan inflasi memburuk, kejutan harga baru saja dimulai, kejutan resesi akan datang," tulis Hartnett, seperti dilansir dari Fox Business, Rabu (13/4/2022).

Analisis tersebut muncul saat The Fed mengambil pendekatan yang lebih hawkish untuk melawan inflasi, yang berada di level tertinggi sejak 1982.

Para pembuat kebijakan menaikkan suku bunga seperempat poin persentase pada bulan Maret. Sejak itu mengisyaratkan dukungan untuk kenaikan setengah poin yang lebih cepat pada pertemuan Mei mereka.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Kembali Melemah ke Rp17.794 per Dolar AS, Ini Pendorongnya

57 tahun lalu

Breaking News: BI Kembali Naikkan Suku Bunga Jadi 5,75 Persen

57 tahun lalu

Mendagri Pantau Dampak Kenaikan Harga Pertamax terhadap Inflasi

57 tahun lalu

Purbaya soal Kenaikan Harga Pertamax jadi Rp16.250: Dampak ke Inflasi Relatif Minim

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal