YLKI: Cukai Rokok untuk Tambal Defisit BPJS Kesehatan Menyesatkan

Rahmat Fiansyah
ilustrasi. (Foto: Okezone.com)

"Financial bleeding akan terus terjadi pada BPJS Kesehatan, jika konsumsi rokok masih menggurita," ucapnya.

Tulus juga mendesak pemerintah untuk menaikkan cukai rokok secara signifikan. Ruang untuk menaikkan cukai rokok masih terbuka lebar, hingga mencapai 57 persen. Sementara cukai rokok saat ini baru mencapai rata-rata 40-an persen.

"Dengan menaikkan cukai rokok akan menaikkan pendapatan pemerintah, di satu sisi dan di sisi lain akan menurunkan jumlah perokok. Berapapun harga rokok akan dicari masyarakat, karena efek adiksi dari nikotin yang ada pada rokok," ucap Tulus.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Nasional
14 hari lalu

KSPSI Sarankan Kenaikan Iuran BPJS Ditunda: Daya Beli Pekerja Belum Pulih

Nasional
19 hari lalu

Terungkap! Ini Alasan BPJS Kesehatan Pilih Raffi Ahmad Jadi Duta Kehormatan

Nasional
19 hari lalu

Raffi Ahmad Resmi Jadi Duta BPJS Kesehatan

Nasional
23 hari lalu

Indonesia Darurat Gagal Ginjal! Rp13 Triliun Uang Negara Terkuras hanya di 2025

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal