Hotman menegaskan pakai kursi roda akibat gangguan saraf kejepit yang dideritanya sudah berlangsung sejak Mei hingga Juni 2026. Berbagai upaya pengobatan telah ia jalani, mulai dari operasi di Singapura, terapi fisik di Jakarta, hingga mendatangi pengobatan tradisional di Bojong Gede, Bogor. Sayangnya, rasa sakit tersebut tak kunjung mereda.
Kondisinya kian memburuk lantaran Hotman mengaku sempat mengabaikan instruksi dokter untuk beristirahat total pascaoperasi.
"Di bekas operasi di sini, ini perban semua punggung saya ini. Ah terus disuruh empat malam opname di rumah sakit di sana, tapi malam ketiga saya bosan, saya pindah ke Hilton. Ya pindah dua malam terus hari kelima saya pulang ke Jakarta. Surat dokter jelas instruksinya dua minggu nggak boleh kerja. Ya baru empat hari lalu saya merasa makin sakit. Jadi aku jujur sebenarnya aku takut lumpuh," pungkasnya.