Heboh! Abu Janda dan Ade Armando Dilaporkan ke Polisi, Diduga Hasut Ceramah JK

Jonathan Simanjuntak
Abu Janda dan Ade Armando dilaporkan ke Polda Metro Jaya usai unggah potongan ceramah Jusuf Kalla di UGM yang dinilai provokatif. Foto iNews TV

JAKARTA, iNews.id – Jagat media sosial dihebohkan dengan laporan polisi terhadap Permadi Arya alias Abu Janda dan Ade Armando. Keduanya dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh Aliansi Profesi Advokat Maluku, Senin (20/4/2026).

Laporan tersebut berkaitan dengan unggahan video ceramah Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK), di Universitas Gadjah Mada yang diduga telah dipotong dan disertai narasi provokatif.

Kuasa hukum pelapor, Paman Nurlette, menilai unggahan tersebut memicu kegaduhan di ruang publik. Ia menyebut, potongan video yang disebarkan disertai narasi yang bersifat menghasut, manipulatif, dan konfrontatif sehingga membentuk persepsi negatif di masyarakat.

“Potongan video ceramah Pak JK yang diposting dengan narasi provokatif itu menimbulkan kegaduhan dan membentuk opini yang tidak utuh,” ujar Nurlette.

Menurutnya, jika video tersebut disajikan secara lengkap, publik dapat memahami konteks ceramah secara menyeluruh tanpa menimbulkan kesalahpahaman. Ia juga menduga adanya unsur niat jahat (mens rea) dalam penyebaran potongan video tersebut.

Nurlette menjelaskan, ceramah JK sebenarnya merupakan refleksi atas konflik masa lalu di Poso dan Ambon, sekaligus kritik terhadap fanatisme sempit yang berpotensi memecah belah.

Editor : Suriya Mohamad Said
Artikel Terkait
Nasional
1 jam lalu

Abu Janda dan Ade Armando Dipolisikan gegara Unggah Potongan Video Ceramah JK

Shorts
7 hari lalu

Jusuf Kalla Dilaporkan atas Dugaan Penistaan Agama

Nasional
8 hari lalu

Jusuf Kalla, Makna Syahid, dan Pentingnya Menjaga Narasi Perdamaian

Nasional
10 jam lalu

JK Klaim Jokowi Jadi Presiden karena Jasanya, Golkar: Tak Ada Faktor Tunggal

Nasional
24 jam lalu

JK Merasa Difitnah usai Dituding Menista Agama: Mudah-mudahan Allah Maafkan Para Pemiftnah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal