Untuk mengantisipasi peningkatan keluhan kesehatan, Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya menyiagakan layanan di 11 puskesmas. Sejumlah puskesmas juga membuka pelayanan selama 24 jam agar masyarakat tetap dapat memperoleh penanganan medis.
Selain itu, sebanyak 43 puskesmas pembantu disiagakan untuk memperluas jangkauan pelayanan kesehatan. Dinas Kesehatan juga menyediakan layanan oksigen keliling bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan akibat dampak kabut asap.
Pemerintah mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara memburuk. Warga yang terpaksa beraktivitas di luar rumah juga disarankan menggunakan masker untuk mengurangi paparan asap.
Masyarakat yang mengalami sesak napas atau keluhan kesehatan yang semakin parah diminta segera mencari pertolongan medis.
Peningkatan kasus ISPA ini menjadi perhatian di tengah karhutla yang masih memicu kabut asap di Palangka Raya. Selain menyiagakan layanan kesehatan, pengendalian kebakaran dan upaya memperbaiki kualitas udara diperlukan untuk menekan risiko kesehatan bagi masyarakat.