KPK Buka Suara soal Nama Raffi Ahmad di Sidang Bea Cukai

Nur Khabibi
KPK memberikan penjelasan terkait munculnya nama Raffi Ahmad, dalam persidangan kasus dugaan suap importasi barang di Ditjen Bea Cukai. Foto: iNews TV

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan penjelasan terkait munculnya nama Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, dalam persidangan kasus dugaan suap importasi barang di Ditjen Bea Cukai.

Dalam persidangan tersebut, Raffi Ahmad disebut-sebut sempat menitipkan barang elektronik melalui PT Blueray, perusahaan yang beberapa petingginya kini berstatus sebagai terdakwa.

"Karena ini sudah sampai persidangan juga ya, bahwa betul itu ada fakta saudara RA (Raffi Ahmad) itu menitip," ujar Plt. Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein, kepada wartawan, Senin (8/6/2026).

Meski membenarkan adanya fakta tersebut, Taufik menjelaskan bahwa pihaknya belum melakukan penelusuran lebih dalam. Berdasarkan pemeriksaan awal, barang yang dititipkan hanya berjumlah dua unit, kemungkinan berupa laptop, dan didasari oleh faktor perkenalan. Oleh karena itu, KPK menilai hal tersebut belum masuk dalam kategori penyelundupan.

"Kemarin kami tidak kembangkan terlalu jauh karena belum sampai kepada fakta-fakta yang menguatkan bahwa itu jadi bagian dari peristiwa Blueray mengurus keimigrasian di Ditjen Bea Cukai, sehingga kemudian itu tidak kami lakukan pemanggilan," tambah Taufik.

Editor : Vitrianda Hilba Siregar
Artikel Terkait
3 hari lalu

Bea Cukai Gagalkan Ekspor 23,7 Kg Emas Ilegal di Soetta, Ada yang Disembunyikan di Kemaluan

3 hari lalu

KPK Periksa Anggota DPRD DKI Jakarta Bebizie, Kasus Apa?

3 hari lalu

KPK Geledah Rumah Pemeriksa Pajak di Malang, Sita Emas 1,3 Kg dan Uang Rp100 Juta

4 hari lalu

Sindir Dakwaan Kasus Kuota Haji, Pengacara Sebut Tak Ada Bukti Yaqut dan Gus Alex Minta Fee

5 hari lalu

Winda Lorenza Mantan Istri Polisi yang Meninggal Saksi Kasus Bea Cukai? Ini Kata KPK

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal