KPK Buka Suara soal Nama Raffi Ahmad di Sidang Bea Cukai

Nur Khabibi
KPK memberikan penjelasan terkait munculnya nama Raffi Ahmad, dalam persidangan kasus dugaan suap importasi barang di Ditjen Bea Cukai. Foto: iNews TV

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan penjelasan terkait munculnya nama Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, dalam persidangan kasus dugaan suap importasi barang di Ditjen Bea Cukai.

Dalam persidangan tersebut, Raffi Ahmad disebut-sebut sempat menitipkan barang elektronik melalui PT Blueray, perusahaan yang beberapa petingginya kini berstatus sebagai terdakwa.

"Karena ini sudah sampai persidangan juga ya, bahwa betul itu ada fakta saudara RA (Raffi Ahmad) itu menitip," ujar Plt. Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein, kepada wartawan, Senin (8/6/2026).

Meski membenarkan adanya fakta tersebut, Taufik menjelaskan bahwa pihaknya belum melakukan penelusuran lebih dalam. Berdasarkan pemeriksaan awal, barang yang dititipkan hanya berjumlah dua unit, kemungkinan berupa laptop, dan didasari oleh faktor perkenalan. Oleh karena itu, KPK menilai hal tersebut belum masuk dalam kategori penyelundupan.

"Kemarin kami tidak kembangkan terlalu jauh karena belum sampai kepada fakta-fakta yang menguatkan bahwa itu jadi bagian dari peristiwa Blueray mengurus keimigrasian di Ditjen Bea Cukai, sehingga kemudian itu tidak kami lakukan pemanggilan," tambah Taufik.

Editor : Vitrianda Hilba Siregar
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Breaking News: Bupati dan Sekda Kuansing Serahkan Diri ke KPK 

57 tahun lalu

OTT di Kuansing, KPK Ultimatum Bupati Suhardiman Amby Serahkan Diri

57 tahun lalu

KPK: OTT di Kuansing Riau terkait Dugaan Suap Jual Beli Jabatan Sekda

57 tahun lalu

Breaking News: KPK OTT di Kuansing Riau, Tangkap 10 Orang

57 tahun lalu

Dito Ariotedjo Cerita Diet Ketat sejak Tak Jabat Menpora, Berat Turun hingga 40 Kg

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal