Menkomdigi Meutya Hafid Curhat Masalah Judi Online ke Komisi I DPR

iNews TV
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyebut, pemblokiran situs saja tak cukup untuk memberantas praktik judi online. (Foto: iNews TV)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyebut, pemblokiran situs saja tak cukup untuk memberantas praktik judi online. Hal itu diungkapkan Meutya dalam rapat kerja perdana bersama Komisi I DPR di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (5/11/2024)

"Mengenai judi online ini, tentunya yang dilakukan (pemblokiran) secara terbuka. namun pada dasarnya pemblokiran konten negatif ini tidak cukup. Ini tidak cukup kalau hanya dilakukan pemblokiran saja," kata Meutya.

Saat ini, Komdigi tengah melakukan audit sistem dan sumber daya manusia di internal. Komdigi juga harus berhati-hati lantaran polisi tengah menyidik kasus judi online yang melibatkan pegawai Komdigi.

"Jadi tentu audit sistem kita belum bisa dilakukan perubahan sistem, karena sistem yang sekarang juga mungkin menjadi objek dari pengembangan penyidikan yang dilakukan oleh kepolisian. Artinya kita melihat dulu permasalahannya apa," katanya.

Editor : Reynaldi Hermawan
Artikel Terkait
10 hari lalu

Komdigi Imbau Masyarakat Waspadai Maraknya Hoaks Menjelang Hari Kemerdekaan

11 hari lalu

Alasan Ebemartono Dinilai Langgar UU PDP gegara Konten Rekam Usher GIIAS Tanpa Izin

11 hari lalu

Menkomdigi Tegaskan Ebemartono Langgar UU PDP dan Etika usai Rekam Usher GIIAS Tanpa Izin!

11 hari lalu

Menkomdigi Ingatkan Masyarakat Waspadai Penyebaran Hoaks Jelang HUT RI

11 hari lalu

Menkomdigi Panggil YouTube buntut Konten Vape Bigmo Libatkan Anak, Tak Tertib Sisir Konten Negatif

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal