MANGGARAI TIMUR, iNews.id - Jumlah warga yang mengungsi akibat gempa bumi magnitudo (M) 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT) terus bertambah. Kondisi ini terjadi seiring gempa susulan yang masih mengguncang sejumlah wilayah terdampak.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat hingga Kamis (20/8/2026), jumlah pengungsi mencapai 92.735 orang. Angka tersebut meningkat 33.088 orang dibandingkan data sebelumnya yang mencapai 59.647 orang.
Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton Suar Pelita Panjaitan, mengatakan gempa susulan hingga Kamis pukul 16.00 WIB telah mencapai 3.752 kali.
“Hingga hari ini, Kamis 20 Agustus 2026, yaitu pada pukul 16.00 Waktu Indonesia Barat, total jumlah gempa susulan sudah mencapai 3.752 kali,” kata Berton saat konferensi pers, Kamis (20/8/2026).
Menurut Berton, gempa susulan masih dirasakan masyarakat dengan kekuatan yang bervariasi. Bahkan, BNPB turut merasakan gempa susulan berkekuatan M5,7 pada Kamis pagi.