Wawancara Eksklusif iNews dengan Jusuf Kalla terkait Kisruh Perebutan Kursi Ketum PMI

iNews
Wawancara eksklusif iNews dengan Jusuf Kalla terkait kisruh perebutan kursi Ketum PMI. (iNews)

JK: Sebenarnya itu bukan tantangan, itu hanya ada kelompok orang yang juga dulu pernah jadi pengurus, kita pecat karena tidak, melanggar etika organisasi aturan organisasi bersama-sama dengan minta maaf, tokoh-tokoh bersatu dua tokoh yang ingin menjadi pengurus, satu ketua. Tapi syarat di Palang Merah itu untuk menjadi calon harus minimum didukung 20 persen daripada anggota yang pihak suara dan itu harus lebih 100 suara. Nah, kemudian terjadi kemarin yang saudara Agung Laksono hanya didukung 30 suara yang sah. Jadi tidak mungkin menjadi calon. 

Faktanya didukung 30 suara yang sah ya Pak ya? Tapi dari sana (kubu Agung Laksono) mengklaim didukung banyak. Seperti apa kemarin Pak?

JK: Yang mendukung itu harus tertulis, tertulis masuk ke panitia, yang sebelum tanggal 30. Yang masuk cuma 50 tapi 15 tidak sah, ya 35, tidak memenuhi 20 persen. Ngomong boleh aja mengatakan 1.000 pendukung saya, boleh aja kalau ngomong, silakan, tapi buktinya mana?

Apa upaya yang dilakukan menanggapi hal itu Pak?

JK: Tidak ada apa-apa, kita berjalan biasa saja, tidak perlu melakukan apa-apa, tidak memenuhi syarat ya sudah. Tidak ada apa-apa, kita PMI tidak ada apa-apa, bahwa ada yang tidak puas silakan aja, toh sudah selesai Munas. 

Artinya kemarin munas justru solid ya mendukung Bapak? 

JK: Iya solid, 95 persen pendukung mendukung. Ada 5 persen yang diam, tidak mengatakan tidak, tapi dia tidak mengadakan tuntutan.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
10 hari lalu

Islah Bahrawi Duga Video Budi Arie Sengaja Dibocorkan: Jokowi Mungkin Kecewa dengan Prabowo

10 hari lalu

Dikaitkan dengan Demo 27 Agustus, Kubu Budi Arie Sindir Relawan Prabowo: Terlalu Halu

15 hari lalu

Selain Ijazah, Roy Suryo Kuliti Skripsi Jokowi yang Dinilai Banyak Kejanggalan

15 hari lalu

Yakup Hasibuan Sindir Roy Suryo Tak Pernah Teliti Ijazah Asli Jokowi, Hanya Fotokopi

22 hari lalu

Dampak Karhutla Kian Parah: Relawan Meninggal Dunia, Puluhan Warga dan Petugas Tumbang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal