PDIP Dukung KPK Tangkap Harun Masiku: Tapi Tak Perlu Manggil Orang Terus

riana rizkia
Politikus PDIP Adian Napitupulu (foto: iNews)

JAKARTA, iNews.id - Politikus PDI Perjuangan (PDIP) Adian Napitupulu menegaskan, dirinya mendukung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Harun Masiku. Namun, dia mempertanyakan kenapa KPK selalu memanggil orang yang sama berkali-kali untuk diperiksa terkait hilangnya Harun.

Diketahui, KPK pernah memanggil elite-elite PDIP seperti Hasto Kristiyanto hingga Yasonna Laoly untuk diperiksa terkait kasus Harun.

"Tangkap-tangkap lah Harun Masiku, cari-cari lah, tapi tidak perlu manggilin orang terus, orang yang sama, ini teror apa cari tahu," kata Adian dalam program Rakyat Bersuara bertajuk 'Kasus Keramat Harun Masiku, Siapa yang Dituju?' di iNews, Selasa (17/12/2024).

Menurut Adian, saksi-saksi yang dipanggil tersebut sudah menyatakan tidak tahu keberadaan Harun Masiku. Termasuk mantan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly.

"Lalu sebagai menteri, apa dia harus tahu semua orang yang keluar masuk republik ini? Dan itu dipanggil lagi, dipanggil lagi," ujar Adian.

Adian juga mempertanyakan, kenapa pemanggilan-pemanggilan itu dilakukan di momen-momen politik seperti pemilu. Menurutnya wajar jika pihaknya menganggap pemanggilan itu menjadi politis.

"Kenapa yang lain tidak (diusut), kenapa yang ini lagi, kenapa ini lagi," kata Adian.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
Nasional
1 jam lalu

KPK Hadirkan Jamdatun Kejagung dalam Sidang Ekstradisi Paulus Tannos di Singapura

Nasional
7 jam lalu

Buronan Kasus e-KTP Paulus Tannos Ajukan Praperadilan Lagi, KPK Siap Hadapi

Nasional
10 jam lalu

Jaksa Protes Munarman Eks FPI Jadi Pengacara Noel, Singgung Vonis Kasus Terorisme

Nasional
11 jam lalu

Paulus Tannos Kembali Ajukan Praperadilan Lawan KPK, Gugat Penetapan Tersangka

Nasional
13 jam lalu

Sidang Kasus Pemerasan K3 Noel, Terungkap Dugaan Aliran Uang ke Ibu Menteri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal