V+Short Diluncurkan di Hong Kong, Clarissa Tanoesoedibjo Ungkap Bidik Pasar Global sejak Hari Pertama

Niko Prayoga
CEO V+Short Clarissa Tanoesoedibjo ungkap alasan di balik peluncuran V+Short di Hong Kong. (Foto: Aldhi Chandra)

Format tersebut sekaligus memungkinkan penonton mengikuti cerita sedikit demi sedikit tanpa harus menyediakan waktu khusus untuk menonton satu episode panjang.

Industri Microdrama Diproyeksikan Terus Tumbuh

Dari sisi industri, Clarissa melihat peluang mikro drama tidak hanya berada di negara asal perkembangannya, yakni China.

Industri microdrama secara global diproyeksikan terus berkembang dalam beberapa tahun ke depan. Tingkat pertumbuhan tahunan gabungan atau Compound Annual Growth Rate (CAGR) industri ini disebut mencapai 29,5 persen dalam empat tahun mendatang.

Sejumlah wilayah seperti Amerika Serikat, Asia Tenggara, Amerika Latin, hingga Jepang disebut memiliki potensi pasar yang besar.

Peluang tersebut kemudian coba dimanfaatkan V+Short dengan membawa cerita dan kekayaan intelektual (intellectual property/IP) Indonesia ke pasar internasional.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
1 bulan lalu

Clarissa Tanoesoedibjo: V+Short Raih 10 Juta Pengguna dalam 4 Bulan, 93 Persen Berasal dari Pasar Internasional

1 bulan lalu

Dari Romansa hingga Thriller, Ada 20.000+ Episode Microdrama Seru di V+Short

1 bulan lalu

Rekomendasi Microdrama Romantis Penyelamatan Sang Miliarder di V+Short, Intip Sinopsisnya

1 bulan lalu

Microdrama V+Short Pacarku Idol Ternyata Mafia, Sajikan Romansa Idol Mafia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal