V+Short Diluncurkan di Hong Kong, Clarissa Tanoesoedibjo Ungkap Bidik Pasar Global sejak Hari Pertama

Niko Prayoga
CEO V+Short Clarissa Tanoesoedibjo ungkap alasan di balik peluncuran V+Short di Hong Kong. (Foto: Aldhi Chandra)

"Dan yang cukup mengejutkan, produksi berbasis AI ini karena kami telah melokalisasikannya sedemikian rupa agar menarik bagi pasar Amerika Latin tingkat konsumsinya juga tinggi di Filipina, dan juga di Meksiko," pungkas dia.

Menurut Clarissa, format microdrama yang mengutamakan perangkat seluler juga memberikan fleksibilitas lebih besar dalam mengembangkan dan menguji sebuah cerita. Produsen dapat melakukan A/B testing terhadap berbagai pendekatan cerita sekaligus melihat respons penonton di sejumlah pasar.

Bagi V+Short, pola tersebut menjadi bagian dari strategi untuk menguji sejauh mana cerita dari Indonesia dapat diterima oleh penonton di luar negeri, sekaligus membuka peluang baru bagi kreator dan IP lokal untuk masuk ke pasar global.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
1 bulan lalu

Clarissa Tanoesoedibjo: V+Short Raih 10 Juta Pengguna dalam 4 Bulan, 93 Persen Berasal dari Pasar Internasional

1 bulan lalu

Dari Romansa hingga Thriller, Ada 20.000+ Episode Microdrama Seru di V+Short

1 bulan lalu

Rekomendasi Microdrama Romantis Penyelamatan Sang Miliarder di V+Short, Intip Sinopsisnya

1 bulan lalu

Microdrama V+Short Pacarku Idol Ternyata Mafia, Sajikan Romansa Idol Mafia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal