V+Short Diluncurkan di Hong Kong, Clarissa Tanoesoedibjo Ungkap Bidik Pasar Global sejak Hari Pertama
Menurut dia, strategi tersebut menjadi pembeda V+Short dibandingkan produk digital yang sejak awal hanya berfokus pada pasar domestik. Dengan memilih Hong Kong sebagai titik peluncuran, V+Short ingin membangun positioning sebagai platform hiburan global.
Ambisi tersebut juga tidak terlepas dari perubahan perilaku masyarakat dalam mengonsumsi konten hiburan. Clarissa melihat semakin banyak pengguna yang mengandalkan ponsel untuk mengakses berbagai konten dalam waktu singkat.
"Pada dasarnya perilaku pengguna sedang mengalami perubahan. Pengguna kini lebih mengutamakan ponsel (mobile-first). Mereka menjalani hari-hari mereka melalui momen-momen mikro sepanjang hari," tambah dia.
Menurut Clarissa, perubahan tersebut membuat pola konsumsi tayangan ikut bergeser. Ketika berada di sela aktivitas, seperti waktu istirahat atau perjalanan, pengguna belum tentu memiliki cukup waktu maupun perhatian untuk menikmati film atau serial dengan durasi panjang.
Kondisi tersebut menjadi ruang bagi microdrama. Cerita yang dikemas dalam episode singkat dinilai lebih sesuai dengan kebiasaan pengguna yang ingin mendapatkan hiburan secara cepat melalui ponsel.