V+Short Diluncurkan di Hong Kong, Clarissa Tanoesoedibjo Ungkap Bidik Pasar Global sejak Hari Pertama
"Jadi, salah satu hal yang kami yakini di V+Short adalah bahwa cerita yang bagus dapat menembus batas (travel), cerita itu tanpa batas (borderless), bukan? Indonesia memiliki banyak Kekayaan Intelektual (IP) yang kuat, banyak cerita yang kuat, serta banyak kreator berbakat. Dan kemampuan produksi kami sebenarnya, bisa saya katakan, hampir berstandar dunia," jelas Clarissa.
Salah satu strategi tersebut dilakukan dengan mengadaptasi IP yang sudah dikenal masyarakat Indonesia ke dalam format mikro drama.

V+Short mengemas ulang serial Ikatan Cinta ke dalam format live-action microdrama berjudul 'He Married Me for Revenge'. Serial tersebut sebelumnya dikenal sebagai salah satu tayangan populer di televisi terestrial Indonesia.
Selain versi live-action, V+Short juga membuat adaptasi berbasis kecerdasan buatan (AI) dengan judul 'My Husband's Family Wants Me Dead'.
Clarissa mengatakan hasilnya menunjukkan adanya potensi penerimaan cerita Indonesia setelah melalui proses lokalisasi untuk pasar tertentu.