"Ketika memulai hari dengan tujuan yang jelas, setiap tindakan, sekecil apa pun, akan membawa kita semakin dekat dengan tujuan yang ingin dicapai," katanya.
Kebiasaan sederhana ini bisa diterapkan siapa saja. Pelajar dapat menentukan target belajar, mahasiswa bisa menetapkan tugas yang harus diselesaikan, sementara pekerja dapat menentukan pekerjaan yang menjadi prioritas.
Dengan begitu, waktu tidak sepenuhnya dikendalikan oleh notifikasi, media sosial, atau berbagai gangguan lainnya.
Dunia berubah begitu cepat. Kemampuan yang dianggap cukup hari ini belum tentu relevan beberapa tahun mendatang.
Karena itu, anak muda perlu membangun kebiasaan untuk terus belajar. Tidak harus selalu melalui pendidikan formal. Membaca buku, mengikuti pelatihan, berdiskusi dengan orang yang lebih berpengalaman, mendengarkan podcast, atau mempelajari keterampilan baru juga bisa menjadi bagian dari proses belajar.