5.000 Pasien Kanker Gaza Terjebak, Menunggu Pengobatan di Tengah Ancaman Kematian

Muhammad Sukardi
Ilustrasi pasien kanker. (Foto: Pexels)

Kanker yang dideritanya kini telah menyebar ke paru-paru dan tulang.

“Setiap hari penyakit saya berkembang, dan kondisi saya tragis. Semua kuku saya telah rontok, saya tidak punya satu pun yang tersisa. Saya hanya menunggu untuk mati,” kata Khuloud, dikutip dari The Straits News, Kamis (13/8/2026).

Pengobatan Kanker Semakin Sulit

Kondisi pasien kanker di Gaza semakin memprihatinkan setelah Rumah Sakit Persahabatan Turki-Palestina, fasilitas khusus kanker di wilayah tersebut, dihancurkan pada 2025.

Akibatnya, ribuan pasien kehilangan akses terhadap fasilitas khusus untuk mendapatkan perawatan kanker.

Dokter juga mengatakan rumah sakit yang masih beroperasi mengalami kekurangan berbagai kebutuhan medis penting, termasuk perlengkapan yang diperlukan untuk diagnosis dan pengobatan kanker.

Mohamed Abu Selmia, kepala Rumah Sakit Al Shifa, mengatakan kondisi tersebut telah menyebabkan meningkatnya angka kematian pasien kanker.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
16 hari lalu

Kisah Menyedihkan Pasien Kanker Gaza Sulit Berobat: Saya Hanya Menunggu untuk Mati

17 hari lalu

Setelah Gaza, Israel Usir dan Rampas Rumah Warga Palestina di Tepi Barat

18 hari lalu

Bangkit dari Perang Gaza! Sepak Bola Palestina Kembali Digelar usai 3 Tahun Libur

18 hari lalu

Korban Tewas Serangan Israel ke Gaza Tembus 75.000 Orang, 250.000 Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal