5.000 Pasien Kanker Gaza Terjebak, Menunggu Pengobatan di Tengah Ancaman Kematian

Muhammad Sukardi
Ilustrasi pasien kanker. (Foto: Pexels)

“Kami mencatat sejumlah besar kematian, berkisar tiga hingga lima setiap hari, karena pasien tidak menerima kemoterapi yang dibutuhkan untuk menyelamatkan nyawa mereka,” ujar Abu Selmia.

Angka tersebut meningkat dibandingkan sebelum perang. Sobhi Skaik, dokter bedah Palestina yang sebelumnya memimpin Rumah Sakit Persahabatan Turki-Palestina, mengatakan saat itu rata-rata satu hingga dua pasien kanker meninggal setiap hari.

Menurutnya, meningkatnya kematian terutama berkaitan dengan tidak tersedianya pengobatan kanker di Gaza dan sulitnya pasien mendapatkan akses keluar untuk menjalani terapi.

Bagi ribuan pasien kanker yang masih berada di Gaza, penantian untuk mendapatkan izin keluar menjadi perjuangan tersendiri.

Mereka tidak hanya menunggu perjalanan menuju rumah sakit, tetapi juga menunggu kesempatan untuk kembali mendapatkan perawatan yang dapat membantu mempertahankan hidup mereka.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
22 hari lalu

Kisah Menyedihkan Pasien Kanker Gaza Sulit Berobat: Saya Hanya Menunggu untuk Mati

23 hari lalu

Setelah Gaza, Israel Usir dan Rampas Rumah Warga Palestina di Tepi Barat

24 hari lalu

Bangkit dari Perang Gaza! Sepak Bola Palestina Kembali Digelar usai 3 Tahun Libur

24 hari lalu

Korban Tewas Serangan Israel ke Gaza Tembus 75.000 Orang, 250.000 Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal