Ancaman Sinar UV, Teknologi AI Bisa Deteksi Dini Kanker Kulit

Annastasya Rizqa
Deteksi kanker kulit, salah satu pendekatan yang kini dikembangkan adalah skrining longitudinal berbasis kecerdasan buatan alias AI. (Foto: Ilustrasi/Annastasya Rizqa)

Akibatnya, banyak pasien baru memeriksakan diri saat kondisi sudah memasuki tahap lanjut. Situasi ini dinilai dapat diminimalkan dengan pemanfaatan teknologi yang mampu memperluas jangkauan layanan deteksi dini.

Menurut dia, sistem FotoFinder Automated Total Body Mapping (ATBM) Master menjadi salah satu teknologi utama dalam skrining modern. Sistem ini menggabungkan fotografi seluruh tubuh beresolusi tinggi, dermoskopi digital, serta analisis berbasis AI untuk memetakan dan memantau setiap lesi kulit secara berkala.

Pendekatan tersebut memungkinkan dokter memantau perubahan sekecil apa pun pada kulit pasien dari waktu ke waktu. Ini menjadikan potensi kanker kulit dapat terdeteksi lebih dini dan lebih akurat.

“Teknologi tersebut terutama sangat bermanfaat bagi pasien berisiko tinggi yang memerlukan pemantauan jangka panjang, bukan sekadar pemeriksaan sesekali,” katanya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
1 bulan lalu

Unik, Salesforce Kembangkan Teknologi AI untuk UKM

2 bulan lalu

Pakai Kacamata Hitam Siang Hari Ternyata Bisa Cegah Tumbuhnya Daging di Mata!

2 bulan lalu

Dorong Penguasaan Teknologi AI, Komdigi Kerja Sama ASEAN Foundation

3 bulan lalu

Bisa Digunakan Cari Cuan, Pakar Ingatkan Mahasiswa Gunakan AI secara Bijak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal