Beda Donor Darah dan Donor Plasma, Ini Penjelasan Dokter

Mei Sada Sirait
Donor darah dan donor plasma sama-sama dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan medis pasien, namun berbeda pemanfaatannya. (Foto: Ilustrasi AI)

JAKARTA, iNews.id - Donor darah dan donor plasma sama-sama dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan medis pasien. Namun, keduanya memiliki perbedaan, mulai dari komponen yang diambil hingga pemanfaatannya untuk pengobatan.

Pakar Bank Darah dan Kedokteran Transfusi, Dr dr Teguh Triyono, M.Kes., Sp.PK., Subsp. B.D.K.T. (K), Subsp. K.V. (K) menjelaskan, darah terdiri atas komponen seluler dan plasma. Plasma merupakan bagian cair darah yang mengandung berbagai zat, terutama protein.

Pada donor darah biasa, darah diambil secara utuh sehingga mengandung berbagai komponen darah. Darah tersebut kemudian dapat dipisahkan menjadi komponen seperti sel darah merah, trombosit, dan plasma sesuai kebutuhan pasien.

Sementara pada donor plasma, komponen yang dikumpulkan secara khusus adalah plasmanya. Komponen sel darah lainnya dapat dikembalikan ke tubuh donor melalui proses yang dikenal sebagai plasmaferesis.

Perbedaan tersebut membuat donor plasma memiliki karakteristik tersendiri. Di sejumlah negara, donor plasma bahkan dapat dilakukan dengan interval lebih sering dibandingkan donor darah biasa.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
3 jam lalu

HUT ke-28, Bank Mandiri Perluas Manfaat bagi Masyarakat lewat Beragam Aksi Sosial

4 jam lalu

Plasma Darah Bisa Jadi Penopang Hidup Pasien Hemofilia, Ini Alasannya

9 hari lalu

Rutin Donor Darah di Kantor, Karyawan MNC Ingin Semakin Banyak Orang Terbantu

9 hari lalu

Bukan Sekadar Rutinitas, Karyawan MNC Rutin Donor Darah demi Bantu Sesama

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal