“Plasma ini pun sebenarnya bisa diolah menjadi berbagai macam derivatnya atau komponen-komponen kecilnya yang lebih spesifik,” kata dr Teguh.
Dia menambahkan, kualitas plasma sangat dipengaruhi kondisi donor. Karena itu, pemeriksaan tertentu tetap diperlukan untuk memastikan donor memenuhi persyaratan dan plasma yang dikumpulkan memiliki kualitas yang sesuai.
“Kalau di donornya juga kadarnya tidak memenuhi, maka produknya juga tidak akan memenuhi,” ujarnya.
Perbedaan tersebut, donor darah dan donor plasma sama-sama memiliki peran penting dalam pelayanan kesehatan. Donor darah dapat menyediakan berbagai komponen darah untuk kebutuhan transfusi, sedangkan plasma juga dapat menjadi bahan baku untuk menghasilkan terapi bagi pasien yang membutuhkan.