Begini Respons Tubuh saat Anda Gunakan Rokok Elektrik

Siska Permata Sari
Penggunaan vape ada dampaknya terhadap tubuh. (Foto: Vaping360)

Paru-paru terganggu

Meskipun para ahli belum benar-benar mengetahui data tentang dampak vape pada paru-paru. Tapi secara anekdot, mereka yang menghisap vape merusak paru-paru mereka dan menderita masalah pernapasan. Di antaranya batuk, sesak napas, dan radang paru-paru.

Jantung berdetak dan tekanan darah naik

Rokok elektrik menyebabkan tekanan darah dan detak jantung meningkat. Karena itu, penggunaan vaping jangka panjang dapat menempatkan Anda pada risiko lebih tinggi mengalami serangan jantung, stroke, angina, dan penyakit jantung.

Gangguan kesehatan mulut

Terakhir, merokok elektrik tampaknya membahayakan kesehatan gigi dan gusi. Penelitian sebelumnya telah menemukan bahwa komponen aerosol dalam vape berkontribusi pada pertumbuhan bakteri pada permukaan gigi. Selain itu, studi lain menemukan bahwa rokok elektrik terkait dengan peradangan gusi. Ini adalah faktor yang berkontribusi terhadap penyakit periodontal, yang seiring waktu dapat menyebabkan gusi Anda berdarah.

Editor : Tuty Ocktaviany
Artikel Terkait
3 jam lalu

Sudah Operasi Katarak tapi Masih Harus Pakai Kacamata? Ini Penjelasan Dokter

5 jam lalu

BRIN Ungkap Bahaya Vape: 100 Persen Sampel Uji Terdeteksi Diabetes dan 92 Persen Alami Gangguan Paru-Paru

7 jam lalu

Kok Bisa Vape Tingkatkan Risiko Diabetes? Ini Penjelasan Medisnya

8 jam lalu

Warning! Vape Terbukti Merusak Paru hingga Berisiko Sebabkan Diabetes

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal