Gerakan berbagi ini membawa misi untuk merayakan serta memperluas kehangatan cinta ibu bagi sesama, terutama cinta yang ditunjukkan melalui masakan spesial. Masakan khusus disiapkan oleh para ibu untuk menjangkau berbagai kelompok masyarakat rentan di sekitar kita.
“Gerakan terinspirasi dari nilai kehangatan cinta ibu. Pada momen Ramadan, peran ibu dalam menyiapkan berbagai hidangan terbaik, dari mulai makan sahur hingga berbuka puasa bagi keluarga merupakan sebuah bentuk cinta yang nyata. Bahkan, kebesaran cinta ibu ini juga tergambar nyata lewat hadirnya berbagai dapur komunitas relawan ibu di sekitar kita,” kata Mira Buanawati, General Counsel Head of Corporate & Regulatory Affairs Kraft Heinz Indonesia & Papua New Guinea, belum lama ini.
Gerakan #ABCDapurBersamaIbu juga melibatkan 133 dapur komunitas ibu (mom’s community kitchen) beserta dengan lebih dari 800 anggota komunitas ibu dan relawan pendukung, yang akan menyiapkan dan membagikan 125.000 paket makanan Sahur dan buka puasa. Makanan juga tersedia di 35 warteg, di mana setiap harinya akan menyiapkan masakan sahur dan buka puasa untuk dibagikan kepada kelompok masyarakat rentan, di antaranya kaum papa, lansia, hingga keluarga pemulung.
Ditambahkan M. Hendro Utomo pendiri Foodbank of Indonesia (FOI), ibu memiliki peran penting dalam menentukan pilihan makanan yang terbaik bagi anak-anak dan keluarga. Lewat gerakan kolaboratif ini, para ibu bersama-sama memberikan bantuan pangan kepada mereka yang membutuhkan.
“Para ibu di bulan Ramadan bisa ikut membantu asupan nutrisi yang lebih baik untuk mendukung produktivitas orang-orang yang kurang beruntung,” kata Hendro.