Dalam paparan yang berlangsung dalam jangka panjang, partikel silika juga dapat menyebabkan gangguan serius pada paru-paru. Salah satunya adalah pneumonoultramicroscopicsilicovolcanoconiosis, yaitu kondisi peradangan paru yang berkaitan dengan paparan dan penumpukan partikel silika.
Orang tua dianjurkan meminimalkan paparan abu vulkanik dengan membatasi aktivitas anak di luar ruangan. Untuk sementara, aktivitas bermain sebaiknya dipindahkan ke dalam rumah hingga kondisi udara dinyatakan aman.
Pintu dan jendela rumah perlu ditutup rapat untuk mencegah abu masuk. Jika terdapat celah yang memungkinkan abu masuk, celah tersebut dapat ditutup sementara menggunakan lakban atau bahan penutup lainnya.
Kebersihan rumah juga perlu diperhatikan. Lantai sebaiknya dibersihkan menggunakan kain pel atau metode basah. Hindari menyapu lantai dalam kondisi kering karena aktivitas tersebut justru dapat membuat partikel abu kembali beterbangan dan terhirup.
Dokter Yogi juga menyarankan agar air minum dan tandon penyimpanan air juga harus ditutup rapat. Sementara itu, buah, sayur, dan bahan makanan lainnya perlu dicuci secara menyeluruh sebelum dikonsumsi untuk menghilangkan abu yang mungkin menempel.