CDC Soroti Zika di Bali, Kenali Gejala hingga Bahayanya bagi Ibu Hamil

Muhammad Sukardi
Niko Prayoga
Ilustrasi nyamuk pembawa virus Zika. (Foto: Pexels)

Tak Hanya Berdampak pada Kehamilan

Meskipun jarang, infeksi Zika juga dapat menimbulkan komplikasi pada orang yang terinfeksi.

CDC mencatat adanya hubungan antara infeksi Zika dan Guillain-Barré syndrome (GBS), yaitu kondisi ketika sistem kekebalan tubuh menyerang sistem saraf dan dapat menyebabkan kelemahan hingga kelumpuhan. Komplikasi lain yang jarang dilaporkan mencakup gangguan pada otak dan sumsum tulang belakang.

Dengan demikian, Zika memang umumnya menyebabkan penyakit ringan, tetapi bukan berarti virus ini boleh dianggap sepele.

Mengapa CDC Mengeluarkan Peringatan untuk Bali?

Peringatan CDC muncul setelah adanya laporan kasus Zika pada pelancong yang kembali dari Bali. CDC kemudian memasukkan Bali dalam Travel Health Notice dan meminta wisatawan menerapkan kewaspadaan tambahan.

CDC merekomendasikan wisatawan melindungi diri dari gigitan nyamuk serta mencegah penularan seksual selama perjalanan dan setelah kembali dari Bali. Khusus perempuan hamil, CDC menyarankan untuk menghindari perjalanan ke Bali. Jika perjalanan tidak dapat ditunda, langkah pencegahan harus diterapkan secara ketat.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
6 hari lalu

CDC Keluarkan Travel Notice Zika di Bali, Ini Artinya

5 tahun lalu

Belum Selesai Gelombang Covid-19, India Dilanda Virus Zika 

8 tahun lalu

Lebih dari 100 Kasus Wabah Zika Merebak di India Utara

51 menit lalu

Anak Sering Ngorok dan Tidur Mulut Terbuka Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Bahaya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal