Sebab itu, darah yang tidak ditangani secara higienis memiliki risiko terkontaminasi mikroorganisme. Konsumsi darah mentah pun dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan akibat kontaminasi tersebut.
3. Kelebihan Zat Besi Bisa Merusak Organ
Darah memang mengandung zat besi yang dibutuhkan tubuh untuk berbagai fungsi penting. Namun, anggapan semakin banyak zat besi yang dikonsumsi akan semakin sehat tidak sepenuhnya benar.
“Ketiga, kandungan zat besi yang terlalu tinggi justru bisa berbahaya. Banyak orang mengira semakin banyak zat besi, semakin sehat. Padahal tidak. Konsumsi zat besi berlebihan dalam jangka panjang dapat menyebabkan penumpukan besi yang dapat merusak hati, pankreas, jantung. Artinya, tidak semua yang bergizi boleh dikonsumsi tanpa batas,” katanya.
Penumpukan zat besi secara berlebihan dalam tubuh dapat dikaitkan dengan kondisi hemokromatosis. Zat besi yang terakumulasi dalam jumlah tinggi dapat mengganggu fungsi sejumlah organ, termasuk hati, pankreas, dan jantung.
4. Tidak Ada Manfaat Kesehatan Khusus dari Minum Darah
Bahaya lainnya berkaitan dengan manfaat yang diperoleh. Menurut Prof Agustino, kandungan protein dan zat besi pada darah bukan alasan untuk menjadikannya sebagai sumber nutrisi karena zat gizi tersebut bisa diperoleh dari makanan lain.