Diet dan Olahraga Tidak Cukup? Begini Cara Menghilangkan Lemak di Tubuh

Niko Prayoga
Lemak di sejumlah bagian tubuh, terutama perut bawah, terkadang tetap sulit berkurang meski pola makan sudah dijaga dan aktivitas fisik ditingkatkan. (Foto: Ilustrasi AI)

Menurut dr. Adam, terdapat dua jenis reseptor yang berperan dalam proses tersebut, yakni beta adrenergik dan alpha-2 adrenergik. Reseptor beta adrenergik merangsang lipolisis atau pelepasan lemak, sedangkan alpha-2 adrenergik justru menghambat proses tersebut.

“Antara lain reseptor beta adrenergik, merangsang lipolysis (melepaskan lemak). Reseptor alpha-2 adrenergik, menghambat lipolysis (menahan lemak),” tutur dr. Adam.

Dia mengatakan area tubuh tertentu memiliki reseptor alpha-2 adrenergik dalam jumlah lebih tinggi. Kondisi ini membuat lemak pada bagian tersebut lebih sulit dilepaskan.

“Nah ada area-area yang memang reseptor alpha-2 adrenergiknya lebih tinggi yaitu di perut bawah, payudara, dan bokong, sehingga sinyal pelepasan lemak lebih sulit terjadi di sana,” lanjut dia.

Selain reseptor, faktor sirkulasi darah juga ikut berpengaruh. Dr. Adam menyebut aliran darah pada jaringan lemak di area tersebut cenderung lebih rendah sehingga hormon katekolamin lebih sulit mencapai sel lemak.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
13 hari lalu

Kenapa Lemak Perut Bawah Susah Hilang meski Sudah Diet dan Rajin Olahraga? Ini Penjelasan Dokter

18 hari lalu

Bukan Cuma Nasi, Ini Makanan Bikin Lemak Menumpuk di Perut

3 bulan lalu

Anak Susah Naik Berat Badan? Dokter Sarankan Tambahkan Lemak pada MPASI

3 bulan lalu

Jangan Batasi Asupan Lemak pada Bayi, Penting untuk Kecerdasan Otak Anak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal