Dokter PPDS Anestesi Universitas Diponegoro Diduga Praktik 18 Jam per Hari, Kemenkes Angkat Suara

Muhammad Sukardi
Muhamad Fadli Ramadan
Dokter PPDS Anestesi diduga kerja 'overwhelmed' (Foto: iStock)

Plt Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kementerian Kesehatan (Kemenke) Siti Nadia Tarmizi merespons dugaan ini.

"Sedang diinvestigasi, ya," katanya.

Kemenkes melakukan investigasi kasus dugaan bunuh diri dokter muda Universitas Diponegoro ini tak sendiri. Kemenkes sudah berkoordinasi dengan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim sebagai pembina Universitas Diponegoro.

Lalu, Kemenkes juga berkoordinasi dengan Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro dalam melakukan investigasi ini. Pun mendatangi langsung RSUP Dr Kariadi untuk mengumpulkan sebanyak-banyaknya data terkait kegiatan korban selama menjalani program studi PPDS Anestesi. 

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
3 hari lalu

41 Persen Anak Indonesia Alami Gigi Berlubang, Kemenkes Siapkan Detektif Gigi

9 hari lalu

Kemenkes Dorong Medical Tourism, Ini Layanan Kesehatan Andalan Indonesia

10 hari lalu

Kasus Influenza di Indonesia Naik 51 Persen, Balita Paling Banyak Terdampak

18 hari lalu

Tak Hanya Ancam Paru-Paru, Kemenkes Ungkap Merokok Rusak Gigi dan Rongga Mulut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal