Dokter PPDS Anestesi Universitas Diponegoro Diduga Praktik 18 Jam per Hari, Kemenkes Angkat Suara

Muhammad Sukardi
Muhamad Fadli Ramadan
Dokter PPDS Anestesi diduga kerja 'overwhelmed' (Foto: iStock)

"Kalau bisa pulang jam 11 malam, artinya pulang cepat," kata akun tersebut, dikutip iNews.id, Kamis (15/8/2024).

Dokter anestesi kewalahan

Karena itu, dia menyebut beban kerja PPDS Anestesi di RSUP Kariadi terlalu berat. Malah, pernah ada kasus dokter PPDS pulang pukul 02.00 WIB atau 03.00 WIB, dan pukul 06.00 WIB sudah harus kembali ke rumah sakit.

Netizen tersebut mengatakan, siklus studi seperti itu berlangsung dalam lima tahun sepanjang menjalani PPDS Anestesi.

Tak berhenti sampai situ, dengan jumlah operasi di RSUP Kariadi yang sangat tinggi, bisa sampai 120 pasien per hari, itu semua diduga dilimpahkan kepada dokter PPDS.

Dengan beban seperti itu, si netizen berargumen kalau pola studi yang demikian adalah keunggulan untuk kampus.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
3 hari lalu

41 Persen Anak Indonesia Alami Gigi Berlubang, Kemenkes Siapkan Detektif Gigi

9 hari lalu

Kemenkes Dorong Medical Tourism, Ini Layanan Kesehatan Andalan Indonesia

10 hari lalu

Kasus Influenza di Indonesia Naik 51 Persen, Balita Paling Banyak Terdampak

18 hari lalu

Tak Hanya Ancam Paru-Paru, Kemenkes Ungkap Merokok Rusak Gigi dan Rongga Mulut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal