Gejala Virus Baru ALTNV Disebabkan Gigitan Kutu, Demam hingga Kelelahan

Muhammad Sukardi
Ilustrasi gejala virus baru. (Foto: Ilustrasi AI)

SFTS juga dapat menyebabkan demam dan penurunan trombosit. Akibatnya, pemeriksaan laboratorium diperlukan untuk membedakan infeksi ALTNV dari penyakit lain yang ditularkan melalui kutu.

Penelitian tersebut menemukan ALTNV pada pasien yang sebelumnya tidak dapat dijelaskan hanya dengan infeksi DBV.

Apakah ALTNV Berbahaya?

Temuan penelitian menunjukkan bahwa kondisi pasien dengan infeksi ALTNV saja berbeda dengan pasien yang mengalami koinfeksi.

Pasien yang hanya terinfeksi ALTNV dilaporkan dapat pulih sepenuhnya. Karena itu, belum tepat menyebut ALTNV sebagai virus baru yang pasti mematikan.

Perhatian lebih besar muncul pada pasien yang mengalami koinfeksi ALTNV dan DBV.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
4 jam lalu

Warning! Virus Baru Ditemukan di China Namanya ALTNV

1 bulan lalu

AS Dilanda Wabah Virus Siklosporiasis, Lebih dari 10.000 Kasus 2 Orang Tewas

1 bulan lalu

Heboh! Virus Mematikan Mewabah di India, 22 Anak Meninggal Dunia

2 bulan lalu

Data Wabah ASF di Sulbar, 92 Ekor Babi Mati dan Puluhan Lainnya Terjangkit Virus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal