Dalam penelitian tersebut, pasien dengan koinfeksi mengalami kondisi yang lebih berat, termasuk masalah pada sistem pernapasan dan gangguan fungsi ginjal. Sebanyak tujuh pasien dalam kelompok koinfeksi dilaporkan meninggal.
Namun, kematian tersebut terjadi pada pasien yang terinfeksi dua virus sekaligus, sehingga tidak dapat disimpulkan bahwa ALTNV sendiri menyebabkan tujuh kematian tersebut.
Mengingat ALTNV ditularkan melalui kutu, masyarakat yang mengalami gigitan kutu kemudian mengalami demam, kelelahan, gangguan pencernaan atau keluhan kesehatan lain sebaiknya tidak mengabaikannya.
Terlebih jika keluhan muncul setelah beraktivitas di area yang berpotensi menjadi habitat kutu.
Meski demikian, gejala tersebut tidak secara otomatis menunjukkan infeksi ALTNV. Diagnosis membutuhkan pemeriksaan medis dan laboratorium.