Gen Z Rentan Alami Gangguan Mental, Medsos Biang Keroknya?

Muhammad Sukardi
Ilustrasi anak bergejala depresi. (Foto: Ilustrasi AI)

Mulai dari tuntutan tampil sempurna, standar kecantikan yang tidak realistis, budaya membandingkan diri, hingga rasa takut tertinggal atau fear of missing out (FOMO) disebut dapat memicu kecemasan dan stres berlebihan.

Selain itu, cyberbullying atau perundungan di dunia maya juga menjadi ancaman serius bagi kesehatan mental remaja dan dewasa muda.

Depresi dan Kecemasan Naik Tajam

Dalam studi tersebut, angka gangguan kecemasan meningkat hingga 158 persen sejak 1990, sementara depresi naik 131 persen secara global.

Penulis utama penelitian, Dr. Damian Santomauro dari University of Queensland Australia, menyebut anak muda saat ini menghadapi tekanan hidup yang jauh lebih kompleks dibanding generasi sebelumnya.

Selain pengaruh media sosial, faktor lain seperti tekanan akademik, ketidakpastian ekonomi, konflik sosial, hingga dampak pandemi Covid-19 juga ikut memperburuk kondisi mental Gen Z.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
4 bulan lalu

1,2 Miliar Orang di Dunia Alami Gangguan Mental, Kecemasan Mendominasi!

4 bulan lalu

Ribuan Ibu Hamil Ikuti Meditasi Kesehatan Mental, Resmi Tercatat MURI

6 bulan lalu

Anak-Anak Rentan Alami Gangguan Mental akibat Medsos, Ini Faktanya!

18 hari lalu

Kemenkes Ungkap 34.961 Anak dan Remaja Terindikasi Depresi, Kenali Gejalanya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal