Gizi Buruk Tingkatkan Risiko Anak Meninggal karena Covid-19

Dani M Dahwilani
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) diminta tidak mengabaikan masalah gizi anak di tengah Covid-19. (Foto: Antara)

"Anak-anak Indonesia terperangkap dalam lingkaran setan siklus kekurangan gizi dan anemia yang meningkatkan kerentanan mereka terhadap virus corona," kata pria yang akrab disapa dr Yuri itu.

Agus menambahkan, dengan berhentinya aktivitas Posyandu karena pandemi Covid-19, maka pemantauan gizi anak terganggu, dan sebagai otoritas kesehatan di Indonesia, Kemenkes harus membuat terobosan. “Tidak cukup pantauan dilakukan melalui WhatsApp group seperti yang dilakukan saat ini oleh otoritas kesehatan,” ujarnya.

Pengamat dan aktivis kesehatan DR Dr Tubagus Rachmat Sentika, SpA, MARS, mengapresiasi tekad pemerintah dalam menurunkan angka stunting yang menjadi salah satu indikator masalah gizi anak Indonesia. Namun, Rachmat mengkritisi kurangnya infrastruktur regulasi di Kementerian Kesehatan dalam penanganan masalah stunting secara menyeluruh.

Meskipun Kemenkes telah menerbitkan aturan tentang Tata Laksana Gangguan Gizi Akibat Penyakit melalui Permenkes 29 tahun 2019, namun implementasinya masih belum berjalan dengan baik.

“Aturan tersebut jelas sekali menyebutkan bahwa penanganan stunting harus dilakukan melalui survailans dan penemuan kasus oleh Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) dan selanjutnya bila ditemukan gangguan gizi baik gizi buruk, gizi kurang, kurus, alergi atau masalah medis lainnya harus diberikan Pangan Khusus Medis khusus (PKMK),” kata Deputi Menko PMK periode 2014-2016 itu.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
11 hari lalu

Anak Sulit Fokus Belajar? Bisa Jadi Asupan DHA Hariannya Belum Cukup

15 hari lalu

IDAI Keluarkan Peringatan Bahaya Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau, Ini Pernyataannya!

14 hari lalu

Tanda Bahaya Paparan Abu Vulkanik, Sesak Napas hingga Batuk Tak Berkesudahan

15 hari lalu

Waspada! Abu Vulkanik Erupsi Anak Krakatau Bisa Rusak Mata dan Kulit Anak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal